Selasa, Januari 10, 2012

Rancangan Penelitian Sosial / Desain Penelitian

Rancangan Penelitian Sosial Memasuki awal semester dua tahun pelajaran 2011/ 2012, siswa kelas XII dan guru berpacu dalam memperdalam materi pembelajaran. Hal ini terkait dengan alokasi waktu dan jadwal UN 2012. Untuk membantu persiapan siswa pada umumnya, saya mencoba menyusun materi Rancangan Penelitian Sosial untuk mata pelajaran Sosiologi XII IPS. Berikut petikan materi yang dimaksud. Masalah penelitian ditimbulkan adanya kesenjangan (gap) antara kenyataan (das sein) dengan yang seharusnya (das sollen). Agar suatu masalah penelitian dapat dipecahkan, maka perlu kiranya disusun dalam bentuk rumusan masalah. Rumusan masalah berisi pertanyaan-pertanyaan tentang hal-hal yang akan dicari jawabannya melakui kegiatan penelitian. Dengan demikian rumusan masalah memiliki fungsi untuk menegaskan hal-hal utama yang akan diteliti dari suatu masalah atau topik. Dalam merumuskan masalah perlu diperhatikan hal berikut : 1. Masalah dirumuskan dalam bentuk pertanyaan. 2. Masalah dirumuskan dalam susunan kalimat yang sederhana dan baku. 3. Masalah dirumuskan secara singkat, jelas, dan padat serta tidak menimbulkan kerancuan pengertian. 4. Rumusan masalah harus mencerminkan keinginan yang hendak dicari. 5. Rumusan masalah tidak mempersulit pencarian data lapangan terutama data langka. 6. Rumusan masalah dapat dipakai untuk merumuskan hipotesis (jika perlu). 7. Rumusan masalah harus direfleksikan dalam judul penelitian. Rumusan masalah harus dijabarkan secara operasional dan khusus/ spesifik dari judul penelitian. Rumusan hendaknya sejalan dengan jawaban yang akan disajikan dan disimpulkan. Perumusan yang tegas dan jelas akan digunakan sebagai penuntun/ pedoman untuk menyusun instrumen atau daftar pertanyaan untuk mengumpulkan data. Rumusan masalah selalu berkaitan dengan bentuk rancangan penelitian yang meliputi : latar belakang masalah, tujuan dan manfaat penelitian, tinjauan kepustakaan, hipotesis (jika perlu) dan batasan konsep. Agar rumusan masalah dapat bermanfaat dan baik, maka harus memenuhi syarat sebagai berikut : 1. masalah harus memiliki nilai penelitian. a. masalah yang orisinal (belum ada/ tidak banyak yang meneliti) b. masalah yang bermanfaat c. masalah yang dapat diperoleh melalui cara ilmiah d. masalah yang dirumuskan harus jelas dan padat. e. dirumuskan dalam bentuk pertanyaan f. rumusan masalah harus etis 2. merumuskan masalah harus mempertimbangkan aspek lain : a. minat peneliti b. biaya c. waktu d. kesanggupan dan kemampuan peneliti e. alat perlengkapan 3. masalah yang dipilih harus dapat dipecahkan variabelnya. Dalam menentukan masalah penelitian, seseorang perlu kiranya mengetahui satu hal yang berkaitan dengan masalah yaitu variabel penelitian. Variabel penelitian adalah segala sesuatu yang akan menjadi obyek pengamatan penelitian. Atau dengan kata lain, faktor-faktor yang berperan dalam gejala yang akan diteliti, misal : tingkat pendapatan, status perkawinan, pendapatan, dan sebagainya (http://www.sosiosejarah.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar