Tampilkan postingan dengan label STRATEGI BELAJAR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label STRATEGI BELAJAR. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Maret 28, 2009

Trik Belajar Efisien dan Efefektif

Langkah 1 : bacalah materi/konsep pelajaran dengan seksama perbagian/sub bab.
Langkah 2 : buatlah soal pilihan ganda sendiri yang bersumber dari subbab yang telah dipelajari.( jumlah soal sesuai kemampuan, usahakan minimal 10 soal, merata untuk semua bagian subbab.Dengan membuat soal pilihan ganda berarti anda telah belajar lebih mendalam , tidak sekedar baca lalu tinggal pergi.
Langkah 3: kunci jawaban letakkan pada halaman terpisah.
Langkah 4: setelah soal selesai dibuat mulailah mengerjakan.
Langkah 5 : setelah selesai mengerjakan , hitunglah berapa jawaban yang benar dan yang salah.
Langkah 6 : dengan mengetahui nilai latihan soal tersebut maka Anda akan mengetahui bagianbab/subbab yang belum Anda kuasai, maka Anda dapat memperdalam kembali materi yang belum dikuasai.
Cobalah trik tersebut dan cobalah untuk sharing dengan teman , sehingga akan saling melengkapi kekurangan.
Selamat belajar………….semoga kalian lulus UN 09. Amiiiin
Eka, 28 Maret 2009

Rabu, Februari 18, 2009

UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN TERHADAP BACAAN

Untuk meningkatkan pemehaman kita terhadap inti sari dari bacaan yang dibaca, cobalah beberapa trik berikut ini:
1. Bacalah secara cepat satu pokok/subpokok bahasan tertentu.
2. Setelah itu coba diidentifikasikan bagian yang paling banyak diuraikan pada bacaan tersebut
3. Buatlat catatan yang berisi bagian dari bacaan yang menjadi intinya dengan cara yang simple namun mudah dibaca/diingat .Misalnya Kata adalah diganti dengan tanda =, kalimat yang menunjukkan proses diganti dengan tanda anak panah .
4. Buatlah subpokok bahasan.
5. Buku catatan kamu tutup , kemudian tanyakan pada dirimu bagian dari subpokok bahasan yang sudah dikuasai dan belum dikuasai.
6. Setelah abstraksi selesai, bagian yang belum dikuasai perlu untuk dilihat kembali pada catatan inti bacaan tersebut.
Apabila kita sudah membiasakan 6 hal diatas, mudah-mudahan kita dapat meningkatkan pemahaman terhadap bacaan.
Dari beberapa artikel yang ada di blog ini pilihlah yang sesuai dengan karakter Anda.
Eka, 18 Feb.09

Senin, Februari 16, 2009

Metode Pembelajaran

METODE PEMBELAJARAN
Seiring dengan perkembangan dunia pendidikan, seyogyanya metode pembelajaran harus disesuaikan dengan tuntutan kebutuhan hidup masyarakat. Metode pembelajaran yang lama yang lebih berpusat pada guru harus diubah, karena dalam metode pembelajaran yang lama tidak menghasilkan sikap kemandirian pada peserta didik. Dengan alasan itu maka perlu ditumbuhkembangkan metode pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Peserta didik perlu diberi kesempatan yang lebih banyak dalam proses pembelajaran sehingga pada peserta didik akan tumbuh sikap kemandirian, keberanian untuk mengambil keputusan dan mengurangi sikap ketergantungan pada pihak/orang lain.

Adapun kegiatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik meliputi hal-hal sebagai berikut :
1. Siswa diaktifkan dalam diskusi dikelas. Hal ini diharapkan akan timbul keberanian untuk mengemukakan dan memberikan tanggapan atas problematika yang diangkat dalam diskusi.
2. Diaktifkan forum tanya jawab, baik antara guru dengan siswa mauupun antar siswa.
3. Guru melemparkan suatu topik yang dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Anak didik akan menanggapi dari berbagai sudut pandang tersebut. Sehingga siswa dituntut untuk mengembangkan wawasan pengetahuannya.
4. Guru menggukan teknik bermain peran. Dengan cara ini diharapkan siswa dapat lebih menghayati berbagai teori-teori/ konsep yang sedang dipelajari.Apalagi dalam sosiologi sangat tepat sekali bila bermain peran ini diterapkan.
5. Siswa diberi tugas rumah untuk mencari berbagai informasi/materi yang berkaitan dengan materi pelajaran.Sehingga pada diri siswa timbul keingintahuan yang tinggi tentang suatu hal.Apabila hal tersebut berhasil pada diri siswa akan memiliki semangat yang tinggi untuk terus belajar.
6. Siswa diajarkan dan diharapkan mampu membuat suatu hasil pengamatan dalam bentuk essay/karangan singkat yang rasional tentang suatu masalah.
Eka, 16 Februari 2009

Kamis, Februari 12, 2009

Strategi Belajar Individu

SISTEM PEMBELAJARAN YANG BERSIFAT INDIVIDU.
Terdapat berbagai strategi belajar yang dapat dilakukan oleh pelajar.Secara umum dapat dikelompokkan menjadi 2 yaitu, strategi belajar kelompok/kooperatif dan individual.Tentunya masing-masing strategi memiliki keunggulan.Strategi belajar berkelompok memiliki kelebilan yaitu menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan/dpt bekerjasama dengan orang lain.Sedangkan strategi belajar individu memiliki kelebihan yaitu dapat menumbuhkan sikap kemandirian bagi pelajar itu sendiri.Kita berharap dua strategi belajar itu kita berharap pada diri siswa dapat tumbuh dua sikap yakni mampu bekerjasama dengan orang lain serta memiliki kemandirian/tanggung jawab yang tinggi dalam mensikapi berbagai masalah yang dihadapi.
Pada kesempatan ini, akan disajikan stategi belajar individu.Strategi belajar individu adalah sebagai berikut :
1. Masing-masing individu menentukan waktu yang tepat untuk belajar.Misalkan jam 16.00 hingga 17.00 atau 19.00-20.00.Setiap individu memiliki kepekaan yang berbeda terhadap waktu belajar.Yang terpenting ia dapat merasa enjoi dengan waktu yang telah ditentukannya.Pilihlah waktu yang memungkinkan pikiran dan hati dapat menyerap materi yang dipelajari.Penulis menganjurkan waktu yang tepat untuk belajar adalah setelah sholat subuh ( 04.30-05.30).

2. Menentukan materi pelajaran yang akan dipelajari.Siswa perlu memilih dan menentukan materi-materi apa yang akan dipelajari.Misalnya dipilih dari materi yang dianggap sulit atau urut BAB dari mapel tertentu.Bahan materi yang akan dipelejari diinvetarisasi sehingga dapat diketahui prioritas materi yang akan dipelajari.

3. Disiapkan sumber atau bahan yang mencukupi dan relevan dengan materi yang akan dipelajari( buku, artikel internet, Koran dsb).Minimnya sumber materi belajar yang minim akan mempengaruhi keberhasilan dalam strategi belajar individu.

4. Seorang siswa harus dapat mengetahui kelemahan/kekurangan yang ada pada diri sendiri.Misalnya, lemah pada kompetensi analisis.Maka dalam proses pembelajaran individual untuk lebih ditekankan pada latihan analisis soal.Sehingga ia dapat mengatasi kelemahan kompetensi analisis tersebut. Bila kelemahannya pada hafalan maka dalam proses belajar individu lebih ditekankan pada metode hafalan.

5. Buatlah jadual belajar individu yang disesuaikan dengan analisis materi yang belum sikuasai.

6. Jangan mempelajari materi lanjutan apabila materi awal belum dikuasai.Karena materi awal merupakan dasar bagi materi lanjutan.

7. Selesai belajar buatlah rangkuman materi dan dapat dilengkapi dengan pembuatan soal sesuai dengan materi.

8. Jangan lupa berdoa sebelum dan sesudah belajar.Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi pembaca.