Selasa, April 14, 2009

PENGANTAR SOSIOLOGI

Pengantar Sosiologi
Oleh : Mumtazi, S.Sos
Ref. (Prof.DR.SOEJONO SOEKANTO,SH.,M.A)
Teori Sosiologi tentang pribadi dalam masyarakat


Pengantar Sosiologi
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan manusia sebagai makhluk sosial yang saling mempengaruhi, mengalami proses timbal balik sehingga tercipta suatu sistem sosial tertentu.

Teori Sosiologis (4)
Sosiologi bertitik tolak pada pola-pola intraksi sosial, hal ini sepertinya menjadi tanpa batas, karena menyangkut seluruh kehidupan sosial manusia.

(H.J. Turner 1974:2)
1. Mengklasifikasikan dan mengorganisasikan gejala-gejala sedemikian rupa, sehingga dapat ditempatkan pada suatu prespektif tertentu.
2. Menjelaskan sebab-sebab terjadinya gejala-gejala tertentu pada masa lampau, untuk memprediksi dan mempersiapkan untuk masa yang akan datang.
3. Memahami mengapa dan bagaimana seharusnya gejala-gejala tertentu terjadi atau berlangsung.

Banyaknya prespektif yang berkembang diharapkan mampu untuk menjelaskan definisi yang tepat untuk sosiologi atau dapat menjadi pilihan suatu definisi yang lebih mudah dapat dipahami.

Teori Struktural Fungsional (6)
Lembaga-lembaga sosial dalam masyarakat dianggap sama dengan organ-organ tubuh, seperti lembaga sosial dapat menjadi unsur yang memenuhi kebutuhan dan kelangsungan hidup serta pemeliharaan masyarakat.
Lembaga ekonomi berfungsi mengadakan produksi dan distribusi barang dan jasa.
Lembaga sosial kekeluargaan berfungsi menjadi sistem reproduksi, pemelihara kesehatan masyarakat, anak-anak dst.

Teori Konflik (7)
Karl Marx dan Friedrich Engels yaitu ”Communist Manifesto” (1848) yang menganggap teori terpenting dalam masyarakat adalah terjadinya pertentangan Kelas(Class Stragle). Maka suatu golongan yang memerintah mempunyai kedudukan tersebut.
Psikolog kontemporer lebih berpendapat bahwa titik berat konflik adalah seperti perbedaan ras, agama, produsen dan konsumen dst. Kehidupan manusia dan kelangsungannya berkisar pada masalah : ”Whose will shall prevail, Thine or mine”.
Tokoh-tokoh tersebut antara lain : C.Wriht Mills, Tom B. Bottomore, Rendall Collins dll.


Teori Interaksi Simbolis (8)
George Herbert Mead. Menyatakan bahwa manusia mempunyai kemampuan untuk berinteraksi dengan pihak-pihak lain, dengan perantara lambang-lambang tertentu yang dipunyai bersama. Kemudian manusia memberikan arti pada kegiatan-kegiatannya kemudian membentuk prespektif-prespektif tertentu, dengan rumusan, dan berprilaku menurut hal-hal yang diartikan secara sosial.

Teori Social-Exchange (9)
Seseorang melakukan hubungan dengan orang lain oleh karena hal itu dapat mendatangkan keuntungan atau suatu imbalan. Jika seseorang menghendak keuntungan dari suatu hubungan maka dia harus bersedia untuk berkorban (Peter Blau 1967, James W. Vander Zaden 1979:17)

Etno-Metodologi (10)
Yang menjadi pusat perhatian Etnometodologi adalah bagaimana suatu prilaku yang merupakan kebiasaan terjadi atau berlangsung.

(D. H. Ziemmerman & D.L Wieder 1970:290)
1. Bagaimanakah warga masyarakat menelaah prilaku sehari-hari sehingga terlihat suatau pola struktur tertentu.
2. Bagaimana suatu masalah dianalisa sehingga tampak adanya hubungan antar unsur tertentu.
3. Bagaimana mendiskripsikan suatu peristiwa sehingga terlihat sistematis.
4. Bagaimana menentukan suatu ciri faktual
5. Bagaimana terjadi gejala-gejala universal

1 komentar: