Minggu, Mei 24, 2009

Nilai dan Masyarakat



Nilai dan masyarakat memiliki kaitan yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan. Masyarakat akan terkoyak bila nilai-nilai kebersamaan telah lenyap dari masyarakat itu.Perkembangan nilai dalam suatu masyarakat sangat dipengaruhi oleh warga masyarakat/bangsa yang memiliki nilai itu sendiri.

Oleh Horton ( 1987 ) , nilai adalah gagasan mengenai apakah sesuatu pengalaman itu berarti atau tidak berarti. Nilai pada hahehatnya mengarahkan perilaku dan pertimbangan seseorang namun tidak menghakimi apakah perilaku itu salah atau benar.
Nilai merupakan bagian yang sangat penting di masyarakat dan perkembangan kebudayaan. Suatu tindakan atau perbuatan warga masyarakat dianggap sah apabila sesuai/serasi dengan nilai-nilai yang berlaku / disepakati/ dijunjung tinggi oleh suatu masyarakat. Misalnya suatu masyarakat menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran , maka bila terdapat anggota masyarakat yang selalu berbuat jujur dalam berperilaku sehari-hari di masyarakat maka ia akan dihormati oleh warga masyarakat itu sendiri. Namun sebaliknya, bila ia suka berbuat curang, tidak berkata sebenarnya maka warga masyarakat akan menjadikan ia sebagai bahan pergunjingan.
Nilai dimasyarakat akan mengikuti perkembangan dan perubahan masyarakat itu sendiri. Sebagai contoh makin maraknya sinetron di televise yang menampilkan artis-artis dengan pakaian yang “agak terbuka/mini” maka akan mempengaruhi nilai-nilai yang ada di masyarakat.Dahulu di masyarakat terdapat nilai bahwa wanita selayaknya mengenakan pakaian yang menutup aurat/badan/tubuhnya.Kini nilai-nilai itu mengalami pergeseran/perubahan yakni wanita telah dianggap lazim mengenakan pakaian yang mini.
Di era sebelum tahun 1990-an masih banyak wanita yang memiliki rambut yang panjang ( sampai lutut ) namun pada kenyataannya akhir-akhir ini sudah sedikit sekali kita dapat menjumpai seorang wanita yang berambut panjang. Hal itu karena bila seorang wanita berambut panjang maka dianggap ribet/tidak fleksibel dalam beraktifitas dan mungkin ada anggapan wanita berambut panjang sudah ketinggalan jaman.
Selama nilai-nilai itu mengalami perubahan yang masih relative positif maka tidak berdampak buruk bagi integritas masyarakat, namun bila di masyarakat yang berkembang adalah nilai-nilai yang negative maka dapat mengancam kesinambungan masayarakat itu sendiri. Dulu sering kita mendengar bahwa masyarakat kita adalah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kegotongroyongan, namun kini nilai-nilai itu telah bergeser menjadi nilai-nilai yang mengarah pada individualis, yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi dari pada kepentingan kebersamaan. Kita dulu juga punya nilai-nilai kepedulian sosial yang tinggi, namun kini telah mengalami pergeseran menjadi “ cuek is the best “. Hal ini sangat berbahaya bila kita tidak mengantisipasinya.Jangan sampai integegritas masyarakat terkoyak karena kita tidak mampu mengarahkan perkembangan/perubahan nilai yang berlangsung di masyarakat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar